Hidden Companion Module, device self-defense inovatif !!
Halooo perkenalkan nama saya Ade Nugraha dari UPNVYK prodi Sistem Informasi angkatan 2024 dengan NIM 124240190 !! di sini saya akan membagikan ide mengenai piranti interaktif !!
Saya terinspirasi dari senjata Hidden Blade dari series game Assassin's Creed !! namun dimodifikasi dengan teknologi yang lebih modern serta dengan tingkat mematikan yang dikurangi agar tidak melanggar regulasi yang berlaku (terutama di Indonesia, kadang korban bisa terkena pidana karena melindungi diri dan tidak sengaja melukai pelaku kekerasan !!)
RINGKASAN SINGKAT
Hidden Companion Module adalah perangkat wearable bergaya “hidden-blade” dari segi estetika, tetapi fungsinya non-lethal: deterrence (lampu/suara terarah), perekaman bukti, pelacakan lokasi, dan kemampuan panik/silent alarm. Dirancang untuk proteksi personal dan close-protection, bukan untuk menghasilkan kerusakan.
CARA KERJA
1. Mode siaga
Perangkat berada dalam kondisi idle; sensor utama siap (IMU/accelerometer, sensor proximity, mikrofon, kamera dengan ring buffer). Hanya metadata status yang dikirim ke dashboard saat sinkronisasi rutin.
2. Deteksi & input pengguna
-
Deteksi fisik (mis. tarikan mendadak atau tumbukan) dan/atau input manual (tombol panik tersembunyi).
-
Pengguna dapat memilih mode visible (sirene/lampu aktif) atau silent (mengirim lokasi/audio ke command tanpa menimbulkan kegaduhan).
3. Perekaman & penguncian bukti
-
Kamera dan mikrofon menyimpan buffer waktu singkat (mis. puluhan detik—konseptual) secara lokal terenkripsi.
-
Saat aktivasi panik, klip terakhir dikunci dan meta-data (timestamp, lokasi) dikirim ke pusat komando via koneksi terenkripsi.
4. Deterrence (pencegah)
-
Perangkat mengaktifkan lampu taktis terfokus dan/atau directed sound emitter yang menyampaikan peringatan verbal/sonik untuk membubarkan pengancam tanpa melukai.
-
Opsi visual marker non-toxic (mis. tinta/serbuk visual yang mudah hilang) dapat mewarnai pelaku untuk identifikasi—digunakan hanya jika sesuai hukum.
-
Lokasi GPS plus status dikirim ke pusat komando atau aplikasi tim.
-
Dashboard operator menampilkan thumbnail terakhir, lokasi, dan memberikan opsi dispatch atau remote actions (mis. jalankan lampu/panggilan).
-
Semua akses ke rekaman dan log diaudit; data disimpan sesuai kebijakan retensi yang disetujui.
SEMI-LETHAL VERSION
Pada versi ini, ditambahkan pedang tumpul yang bisa digunakan untuk mengintimidasi orang yang ingin melukai pengguna, dapat digunakan jika situasi mulai membahayakan !! (hindari penggunaan pedang sebisa mungkin, karena di Indonesia, jika pelaku terluka maka korban dapat dituntut balik)
MANFAAT UTAMA
1. Non-lethal deterrence — mencegah eskalasi lewat peringatan verbal dan cahaya, bukan kekerasan.
2. Bukti audit & forensik — rekaman terenkripsi membantu investigasi dan perlindungan hukum korban.
3. Silent escalation — opsi silent alarm memungkinkan proteksi tanpa menarik perhatian musuh atau memperparah situasi.
4. Integrasi operasional — mudah diintegrasikan ke sistem command-and-control untuk respons cepat.
5. Fleksibilitas penggunaan — cocok untuk VIP protection, patroli malam, pengawalan konvoi, dan personal safety.
Comments
Post a Comment